Ada Orang Indonesia Dibalik Keberhasilan Film Hollywood

Hollywood adalah sebuah distrik di Los Angeles, California, Amerika Serikat, yang terkenal dengan industri perfilmannya di seluruh dunia. Hollywood juga merupakan nama sebuah daerah, sekaligus nama jalan yang terletak di kawasan barat laut Los Angeles. Daerah ini sudah menjadi rumah bagi industri perfilman Amerika yang merajai dunia sejak lama. Akses transportasi publik yang biasa digunakan untuk menuju kawasan tersebut, tersedia lewat kereta bawah tanah atau subway.


Sejarah perfilman Hollywood telah berlangsung sejak awal abad 20, tepatnya tahun 1911, ketika studio film pertama didirikan di kawasan tersebut. Seperti yang sudah diketahui, Hollywood sebagai rumah industri film dunia selalu menyajikan film-film yang luar biasa. Film-film yang dihasilkan Hollywood adalah yang terbaik di dunia.

Keberhasilan sebuah film Hollywood tidaklah didapat secara cuma-cuma dan bukan tanpa adanya usaha. Berbagai faktor akan mempengaruhi keberhasilan film tersebut. Salah satu faktor penting dalam pembuatan film Hollywood adalah Efek Visual yang digunakan di dalam sebuah film. Efek Visual adalah serangkaian proses pembuatan gambar yang menyertakan proses manipulasi tertentu, di luar adegan pengambilan gambar syuting asli.

Efek Visual merupakan perpaduan dari gambar syuting asli dengan objek rekayasa komputer, serta objek lainny untuk menciptakan adegan yang realistis, yang sesuai dengan tuntutan skenario. Hal ini dilakukan karena beberapa alasan, seperti: adegan tersebut berbahaya untuk dilakukan oleh para pemeran atau berbiaya tinggi, bahkan mustahil untuk divisualkan secara nyata.

Berikut ini adalah sebuah video yang menunjukkan secara singkat, bagaimana pengaruh “Efek Visual” di dalam sebuah film.

Tanpa adanya Efek Visual dalam film Hollywood maupun film-film lainnya, film tersebut tidak akan menarik untuk ditonton. Tapi berkat adanya teknologi ini, anda bisa merasakan sensasi yang berbeda pada saat menonton film. Tidak bisa dipungkiri bahwa Efek Visual sangat mempengaruhi sebuah produksi film. Efek visual inilah yang akan membuat orang-orang yang menonton film, berdecak kagum saat melihatnya.

Terlepas dari suksesnya pembuatan sebuah film Hollywood, jika dilihat dari penggunaan efek visualnya, ternyata Indonesia memiliki anak bangsa yang sangat berbakat dalam bidang efek visual tersebut. Beberapa di antara mereka berhasil mengukir berbagai prestasi dan sukses mengharumkan nama Indonesia. Indonesia sangat bangga memiliki mereka yang ternyata ikut ambil bagian dan terlibat dalam pembuatan sebuah film Hollywood.

Seperti yang anda ketahui, film Hollywood selalu menampilkan efek visual yang tampak begitu nyata, sehingga anda sulit untuk mengetahui apakah itu asli atau hanya manipulasi gambar saja. Dibalik pembuatan efek visual tersebut, ternyata banyak melibatkan animator-animator yang handal dan menguasai bidang ini. Dan beberapa animator tersebut direkrut dari Indonesia. Wow, hebat bukan? Siapa saja sih anak bangsa yang berbakat itu?

Berikut ini adalah nama-nama animator berbakat dari Indonesia yang terlibat dalam Film-film Hollywood:

1. Griselda Sastrawinata

Animator yang pernah bekerja dalam pembuatan film Hollywood ini bernama Griselda Sastrawinata. Wanita ini merupakan seorang lulusan dari Art Center College for Design di Pasadena, Amerika Serikat dan menjadi animator pertama dari Indonesia yang bekerja di Dreamworks sebagai Visual Development Artist.

Dreamworks adalah sebuah perusahaan pembuat film di Amerika Serikat. DreamWorks berdiri pada tahun 1994. Meskipun masih tergolong sangat muda, tapi Dreamworks telah menjadi salah satu brand terkenal di Amerika Serikat dan mampu bersaing dengan studio animasi lain seperti Walt Disney dan Pixar Studios.

Dreamworks sendiri sudah banyak menciptakan film-film animasi yang masuk jajaran Box Office, seperti Kungfu Panda, Shrek, Madagscar, dan masih banyak lagi film yang lainnya.

2. Rini Triyani Sugianto

Masih ingatkah anda dengan Film The Avengers? Di dalam suksesnya pembuatan Film ini, ternyata ada orang Indonesia yang terlibat di dalamnya. Seorang anak bangsa ternyata menjadi salah satu animator yang terlibat dalam pembuatan visual efek film ini.

Awalnya Rini bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru, yang saat itu sedang menggarap visual efek dalam film The Avengers. Tidak hanya terlibat dalam pembuatan efek visual dalam film The Avengers, tapi Rini juga pernah terlibat dalam pembuatan film animasi lainnya, seperti: The Adventure of Tintin: Secret of The Unicorn dan juga pernah terlibat dalam pembuatan film The Hobbit: An Unexpected Journey.

3. Andre Surya

Animator asal Indonesia lainnya yang berhasil terlibat dalam pembuatan film Hollywood adalah seorang pria bernama Andre Surya. Pria ini menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi bagian dari tim digital efek visual komputer tiga dimensi, Industrial Light and Magic (ILM) Lucasfilm di Singapura. Lucasfilm sendiri adalah perusahaan pembuatan film yang didirikan oleh George Lucas, sutradara film Star Wars.

Tidak hanya mengukir prestasi di Singapore, Andre juga pernah terlibat dalam pembuatan beberapa film Hollywood terkenal, seperti: Iron Man, Star Trek, Transformers: Revenge of the Fallen, dan juga Terminator Salvation.